Ini hati
Ketika sepi ia merasa sendiri
Saat sendiri mungkin ia tak merasa sepi
Ini hati
Tergeletak di tepi bingkai jendela
Kala mentari menerobos sela-selanya
Maka senyum cerahnya menular dan merasuki hati
Ini hati
Bercengkrama dengan daun-daun keladi
Melepas tetes demi tetes air di atasnya
Menghapus sisanya hingga tak terlihat lagi
Ini hati
Bergumul dengan sendiri
Masih menanti yang telah pergi
Meski ia tahu harus rela sendiri
Ini hati
Tergelitik oleh rambutan yang jatuh
Ternoda getah yang enggan pergi
Meski telah dicuci dan dicuci lagi
Mana hati?
Mungkin sedang ke kali
Mengail udang yang sedang lengah
Atau berenang bersama belut
Itu hati
Sedang berdiri di tepi bingkai jendela
Bertegur sapa dengan mentari
Melepas mentari pergi ke peraduannya
Ini hati
Menanti fajar datang lagi
Agar kembali bertemu sang mentari
Hati?
Iya, hati
Yang cerah kala di tepi bingkai jendela
Comments