Mungkin kita memikirkan hal yang sama.
Mungkin kita menginginkan hal yang sama pula.
Mungkin juga kita tak saling menyadarinya.
Atau mungkin kita tengah saling menyadari.
Karna, mungkin tuhan belum memutuskannya.
Karena kita saling tatap dari kejauhan.
Aku ingin merayu. Bukan padamu. Tapi pada pemilik hatimu. Pemilik hatiku. Pemilik hati kita.
Iya. Aku ingin merayunya untuk mendekatkan kita.
Tapi aku terlalu takut. Takut membuatmu kecewa.
Entahlah.
Jika bibir ini pernah berkata "tidak", yah, kamu pernah mendengarnya.
Jauh, jauh disuatu tempat disana, aku ingin kita duduk bersama.
Aku hanya manusia egois yang kadang tak berpikir logis.
Cinta kadang menggerus logika.
Harusnya aku menjauh. Namun selalu ada rindu dalam sapamu.
Entahlah.
Haruskah kita merayu?
Haruskah kita mengejar ego ini?
Sudahlah.
Besok malam akan ku rindukanmu lagi.
Sekarang aku ingin tidur.
Tidurlah. Lelah ini tak berujung.
Tidurlah. Jalan kita masih jauh.
Tidurlah. Dan kita terlelap dalam ruang yang sama.
~rach
Comments